KENAPA TRANSPLANTASI HATI SULIT DITERAPKAN DI INDONESIA?

Vera Farah Bararah – detikHealth – Kamis, 24/06/2010 15:55 WIB
Jakarta, Pengobatan untuk penyakit hepatitis memang tidak banyak pilihan, salah satunya adalah dengan melakukan transplantasi hati. Tapi sayangnya transplantasi ini masih belum bisa dilakukan di Indonesia. Kenapa sulit? Dibandingkan negara lain yang terus berusaha untuk bisa menerapkan operasi transplantasi hati, Indonesia sepertinya masih ketinggalan jauh. Padahal jumlah penderita hepatitis di Indonesia tak kalah banyak. Ada sekitar 20 juta penderita hepatitis B dan C yang sebagian besar diantaranya malah sudah kronis dan perlu transplantasi hati. Pasien hepatitis yang belum kronis biasanya melakukan pengobatan interferon. Namun pengobatan ini berlangsung selama beberapa bulan dan membutuhkan biaya yang besar.

Kenapa susah mengembangkan transplantasi di Indonesia?
Menkes dr Endang Rahayu Sedyaningsih MPH, Dr.PH mengatakan untuk melakukan transplantasi hati diperlukan keterampilan tim medis yang dihasilkan dari proses pelatihan yang cukup lama.Selain itu juga perlu kerja sama pelbagai disiplin ilmu spesialisasi kedokteran seperti penyakit dalam hepatologis, ahli bedah digestif, ahli patologi, ahli radiologi serta kelengkapan sarana diagnostik dan peralatan yang mendukung.

“Saat ini kendala dari transplantasi hati di Indonesia adalah masalah di sumber daya manusia (SDM) dan juga masalah teknologi,” ujar Menkes di acara The 3rd China-Indonesia Joint Symposium on Hepatobiliary Medicine and Surgery di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (24/6/2010). Menurut Menkes untuk menunjang keterampilan dari para dokter dalam hal melakukan transplantasi hati diperlukan kerja sama dengan pihak lain termasuk Negara China. Hal ini dikarenakan China memiliki pusat studi penyakit hepatobiliary dan telah mengembangkan pusat transplantasi hati yang telah diakui dunia kedokteran internasional.

Salah satu hasil kerjasama ini adalah saat melakukan transplantasi hati pada Ramdan, yaitu bocah yang menderita atresia bilier. Operasi ini dilakukan di RSU dr Soetomo Surabaya. Pelaksanaan transplantasi hati ini dilakukan oleh tim dokter yang memang pernah menjalani training keterampilan transplantasi hati di Tiongkok.
Indonesia sendiri telah menjalin kerjasama dengan China dibidang ilmiah selama 60 tahun, salah satu kolaborasinya adalah di bidang penyakit hati. Diharapkan bisa menghasilkan kerjasama dibidang transplantasi hati di masa mendatang, hal ini mengingat jumlah penderita kanker hati di Indonesia semakin meningkat.

Menkes menuturkan sebagai negara yang berada di wilayah Asia Pasifik, Indonesia dan China memiliki beban yang sama sebagai daerah endemis hepatitis B. Karena itu diharapkan kedua negara ini bisa terus mengembangkan kerja sama yang erat di bidang riset baik dalam hal ilmu dasar maupun terapannya. (ver/ir)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: